Silver Play Button dari Youtube

Kalau dulu saya membuat satu video setiap hari satu, orang tidak akan kaget. Tapi setelah beberapa tahun kemudian, sudah ada 1000 video lebih di channel youtube sekolahkoding, orang akan kaget. “Ko bisa?”

Mendapatkan silver play button setelah 6 tahun lebih membuat video tentu saja bahagia. Saya berbagi bahagianya di sosial media, sama seperti saat saya meminta tolong untuk share informasi sekolahkoding ketika pertama kali dikerjakan.

Waktu begitu cepat berlalu, pastikan kita sudah melakukan yang terbaik, hasilnya akan kita panen, mungkin dalam waktu dekat atau bertahun tahun kemudian.

Kalau waktu itu diberitahu saya akan dapat penghargaan 6 tahun lagi, entah apa yang saya rasakan, apakah menyerah karena terlalu lama atau justru semangat karena ada iming-iming.

Yang pasti 6 tahun itu waktu yang sangat lama, kalau kita hanya menunggu akhirnya. Untung saja selama perjalanan, saya menikmati berbagi dengan teman-teman. Lewat tulisan, video atau podcast, semuanya menjadi vitamin untuk tetap semangat berbagi.

Apa yang ingin kamu kerjakan sekarang, cepat kerjakan, jangan tunda lagi. Mungkin kamu akan gagal, tinggal coba lagi :)

Komentar di sini



Saya tidak stress

Beberapa kali saya mengira saya sedang stress karena pekerjaan, ternyata..

  1. Kurang makan

Lupa makan atau makannya terlalu sedikit, padahal sumber tenaga manusia ya dari makanan dan minuman. Kalo kedua ini kurang ya lemes jadi mesinnya

  1. Belum mandi

Coba mandi.. eh habis itu langsung segar lagi

  1. Kurang tidur

Biasanya kalau tidur saya sudah ngga bagus, mood jadi jelek, mengerjakan apapun jadi salah.
Karena merasa semakin lama bangun, semakin banyak yang bisa dikerjakan, padahal itu tidak benar.

  1. Minum Kopi

Minuman andalan kamu dan saya berbeda, tapi saya sering sakit kepala, setelah minum kopi. .eh hilang sakitnya

  1. Kebanyakan mikir

berpikir itu bagus, terlalu berlebih jadi tidak bagus. Seimbangkan berpikir dan bekerja

  1. Depan layar

Keasyikan kerja depan layar laptop atau HP, bikin mata dan sendi menjadi tegang. Kepala sudah pusing, makin dipaksa lagi mikir. Sering jadi sakit deh.

Biasakan jalan keluar rumah, hirup udara segar dan berjalan kaki.

Ada banyak hal hal kecil lainnya yang bisa kita lakukan untuk menghilangkan “stress” . Jangan terlalu tegang ya hidupnya

Komentar di sini



Menghakimi orang lain

“Ko kuliahnya ngga selesai selesai, sudah berapa tahun? main game terus ya?

Bisa jadi ia harus bekerja karena membiayai kuliahnya sendiri atau membantu keluarga, sehingga waktunya tidak bisa 100% untuk kuliah

“Kenapa masih nganggur? malas ya?

Bisa jadi ia sudah melamar ke berbagai tempat, namun belum ada yang menerima

“Ko belum nikah nikah sih.. lebih pentingin karir ya?

Bisa jadi ia sudah berkenalan dengan banyak orang, namun belum ada yang dirasa pas dengan pribadinya..

-–

Ada banyak pertanyaan yang sering diiring dengan jawaban negatif lainnya.. Fakta mengejutkannya.. ini sering kamu lakukan saat ada orang lain bercerita atau ada postingan tentang kehidupan mereka.

Kita ingin langsung memberi tanggap negatif, tanpa tahu kondisi mereka yang sebenarnya, padahal semua kejadian ada konteks dan setiap orang punya ujiannya masing masing.

Lagipula, kalau kamu bukan orang yang dekat, orang tidak tertarik mendengar tanggapanmu, kamu tidak perlu menceramahi semua orang, apalagi tidak kenal aslinya. Karena kamu kehilangan banyak konteks dari kejadiannya.

Kalau kamu dekat dengan oranganya pun, biasakan bertanya, bukan menghakimi. Cari tahu, bukan sok tahu.

Komentar di sini



Mengenal konsep Hygge

Saat sedang ada masalah beberapa waktu lalu, saya tiba-tiba ingat dengan konsep hygge, yang saya baca dari beberapa buku tahun lalu… Mungkin catatan ini bisa membantu kamu saat sedang pusing pusingnya.

Berasal dari kata Denmark, saya tidak bisa menemukan kata yang sepadan di bahasa Indonesia, saya mengartikannya sebagai “perasaan yang nyaman saat ini”. Bukan besok, bukan nanti.

Bersepeda di jalan, pakaian yang nyaman, meminum minuman coklat di cafe, membaca buku dan aktivitas lainnya yang membuat kamu nyaman bisa dimasukkan kategori hygge.

Manusia tidak kenyang dengan apapun yang ada, kita selalu punya target dan keinginan berikutnya, sampai sampai lupa ada banyak hal yang bisa kita syukuri dan nikmati sekarang. Keluarga, teman, pekerjaan, makanan dan semua barang yang SUDAH kita punya sekarang.

Tidak cukup dengan adanya “barang” yang kita inginkan, hygge perlu “usaha kecil” dari kita yaitu sadar sepenuhnya dan mensyukuri saat menggunakan barang ini.

Saat minum kopi/teh/jus apapun minuman favorit kamu :), mau di cafe mahal atau dari minuman saset, coba nikmati tiap seruputnya, syukuri kamu bisa minum senikmat ini.

Saat mulai bekerja, membuat karya atau sekedar membaca artikel, coba sadar sepenuhnya dan nikmati aktivitas ini.

Kita sering hanya berpindah dari satu aktivitas ke aktivitas lain, terasa seperti beban yang harus dilewati, akhirnya semuanya lewat begitu saja, tidak ada yang berhasil kita nikmati. Justru sebagian menjadi rutinitas yang ingin segera kita selesaikan, seperti ada beban yang mau dilepaskan.

Untuk kamu yang sedang pusing:

Jangan berlebihan memikir masalah, semuanya akan lewat, cepat atau lambat, meskipun saat ini masih terlihat tidak mungkin. Saat kamu terus dalam keadaan pusing, mood kamu jadi tidak enak mau mengerjakan apa saja. Yang jadi korban orang terdekat kamu, jadi gampang marah dan menyalahkan, padahal kamu yang sedang punya masalah.

Mengerjakan aktivitas lain pun jadi tidak enak. Pikiran terganggu dan hasil menjadi tidak maksimal.

---

Kamu sedang sendiri atau sedang bersama orang yang kamu cinta, syukuri keadaan kamu ini, nikmati setiap aktivitasnya, jangan terburu buru.

Selamat mencoba ber-hygge, nikmati setiap aktivitasmu!

kata kunci: apa itu hygge, apa arti hygge

Komentar di sini



Viral itu efek samping

Beberapa waktu lalu, salah satu postingan saya di instagram, yang mengaitkan dragon ball dengan pengurusan dokumen di indonesia dibagikan oleh banyak orang di twitter. Ditambah lagi ditampilan di salah satu artikel vice makin ramailah tweet tersebut.

Saya masih penasaran, apakah ada satu orang terkenal yang membagikannya atau memang masalah ini terlalu dirasakan oleh banyak orang di Indonesia sehingga terus dibagikan.

Terbayang, orang yang jauh jauh datang mengurus sesuatu di waktunya yang sangat sulit dan harus berangkan dengan transportasi umum dengan biaya terbatas, sampai di sana hanya harus disuruh pulang dan mencari surang pengantar dulu.

Tapi, saya tidak mau membahas pengurusan dokumen yang memang bikin mual di Indonesia. Saya cuma mau mengingatkan, sebelum naga tersebut viral, saya sudah mencoret (berkarya) banyak kertas dan diupload ke instagram, begitu juga setelahnya. Tidak ada yang se-viral konten tersebut. Untungnya saya bukan mencari viral, tapi hanya mau berkarya, kalau tidak, stress lah saya ini.

Ingat, viral itu efek samping, bukan obatnya.

Komentar di sini




Baca tulisan lainnya di sini