🌚 Dark

Influencer

Superman dikenal sebagai penyelamat dunia, tapi tidak sedikit yang melihatnya sebagai ancaman, kekuatannya yang berlebihan tidak bisa dicegah oleh tangan manusia, kalau suatu saat Superman memilih untuk melakukan sebaliknya.

Suka atau tidak, teknologi menjadi gajah yang harus dibicarakan di ruangan ini, pura-pura tidak melihatnya, akan sulit. Skill yang kamu punya dan berkontribusi besar di bidang teknologi langsung atau tidak (desainer, copywriter, bisnis, dll.) bisa menjadi penyelamat atau sebaliknya. Sebagai programmer, ada banyak area yang bisa menjadi pilihan saya untuk ditekuni, mau membuat aplikasi sosial media, mau membantu bekerja membesarkan perusahaan toko online atau membuat game yang paling laku sedunia. Sekarang pertanyaannya.. apa yang harus saya (atau kamu) pilih?

Hanya karena kita bisa membuat sesuatu bukan berarti kita harus membuatnya. Anggaplah saya membuat game. Semakin bagus permainan yang saya buat akan semakin lama digunakan oleh orang, tidak sedikit akan terjun menjadi “pecandu game”. Tanggung jawab mereka di dunia nyata tidak lagi terlihat, karena mengikuti kesenangan sesaat. Apakah saya harus menutup mata dengan masa depan para pecandu game ini atau menggali uang sebanyak-banyaknya dari mereka?

Atau kamu seorang “influencer”? bisa mempengaruhi banyak orang? apa yang kamu lakukan dengan mediamu (postingan instagram, channel youtube, cuitan twitter, dll.) ? Iyap kamu dapat banyak uang dari produk yang ingin beriklan, atau iklan acak (dari adsense misalnya) yang kamu tidak peduli apa isinya, yang iklan ini ditonton puluhan ribu sampai puluhan juta orang. Sudah adakah pengaruh baik yang orang bisa pelajari atau kamu tidak berbeda dari media hiburan yang menghasilkan banyak profit di atas orang-orang yang tidak berpikir dewasa, yang rela menghabiskan waktunya seharian mengkonsumsi apa yang kamu publish? klik setelah klik, episode setelah episode.. scroll tidak terbatas. Kamu selamat.. mereka?

Bagaimana dengan toko onlinemu? fokusnya membantu pedagang atau mengajarkan orang menjadi konsumen yang terus membeli satu pakaian ke pakaian berikutnya? Atau kamu ingin membuat sosial media berikutnya? Yang bisa menjadi pusat perhatian banyak orang. Mendesain notifikasi dari aplikasi menjadi obat yang ditunggu para pecandunya.

Kamu tetap bisa membuat permainan, aplikasi, atau menjadi influencer yang bermanfaat, selama kamu menggunakan etika dalam skillmu. Berani berbicara dengan diri sendiri / saat meeting di perusahaaan kalau yang dilakukan ini salah dan melewati batas menjadi tugas kamu, saat pandangan semua orang tertutup oleh tumpukan uang di depan mata.

Lebih baik hidup cukup dan bisa membantu banyak orang, dibanding hidup serba lebih dari apa yang dibutuhkan sambil membiarkan orang lain tenggelam. Kita sibuk mengenalkan dan mengembangkan teknologi, bagaimana dengan etika manusia, sudahkan kita khawatir dengan masalah ini?

Bagaimana dengan membuat teknologi yang ada di waktu yang tepat? bukan lagi ada setiap saat menggangu aktivitas utama seseorang.

”A life lived with integrity, even if it lacks the trappings of fame and fortune, is a shining star in whose light others may follow in the years to come.” – Denis Waitley

Referensi untuk kamu:
1. Presentasi dari Amber Case tentang mendesain teknologi yang etis Calm Technology
2. Buku Deep Work dari Cal Newport : skill langka dan spesial ketika kamu bekerja tanpa distraksi
3. Buku Irresistible dari Adam Alter menjelaskan kenapa kita menjadi candu dengan teknologi dan apa solusinya



<< Kembali ke Halaman Awal