🌚 Dark

Menulis untuk menulis

Saya tidak membuat karya hanya untuk mendapatkan komentar, apalagi sekadar pujian “luar biasa”, “keren” dan lainnya. Saya sedang belajar: menulis hanya untuk menulis. Bagaimana dengan jumlah pengunjung website? pakai google analytics? saya juga tidak peduli berapa banyak orang yang baca, saya akan tetap menulis.

[update: 12/08/19] Saya menambahkan kolom komentar agar teman-teman yang relevan bisa saling mengenal, memberikan ide dan berkomunikasi.

Salah satu keuntungan menguasai satu skill, kamu bisa memilih bekerja dimana dan dengan siapa tanpa melawan prinsip yang kamu pegang. Karena itu saya bisa “bebas” berpendapat tentang apa yang saya percaya, tanpa takut melanggar aturan, diprotes oleh -atasan-, atau sekedar mencari perhatian/popularitas. Tulisan saya juga tidak perlu memenuhi ekspektasi siapa-siapa.

Apakah tulisan ini bermanfaat untuk orang lain? tidak tahu, yang jelas saya merasa nyaman saat menulis dan meningkatkan satu skill baru, -menulis- ini sendiri.

Kamu belum mulai menulis?

Tidak harus membuat blog atau buku, kamu bisa menulis di buku kosong atau mengetik di komputer tanpa harus dipublikasikan. Menulis membantu saya untuk berpikir (skill yang harus kamu latih juga), apa yang sudah dilakukan, apa yang bisa diperbaiki atau apa yang jadi keinginan sejak lama tapi belum tercapai.

Di sisi lain, saat mempublikasikan via blog, saya belajar untuk berkarya, siap menerima kritik dan tidak takut mengerjakan sesuatu. Entah sampai kapan, kalau harus menunggu karya yang sempurna.

Bayangkan kita bisa meninggalkan sesuatu yang tidak habis termakan waktu. Kalau saya punya dua coklat, dua-duanya saya bagikan, coklatnya habis. Kalau saya punya dua ide, saya bagikan ke jutaan orang pun, saya tetap punya idenya.

Bisa membuat sesuatu yang tanpa diduga bisa membantu karir dan kehidupan orang lain tentu hal luar biasa. Orang yang kamu tidak kenal dan tidak pernah bertemu di dunia nyata, diam-diam berbalik mendoakan kebaikan karena tulisan yang kamu buat. Ada juga banyak orang yang punya suara sama, tapi takut berpendapat karena menunggu orang lain menjadi penunjuk jalannya.

Entahlah.. ada banyak manfaat saat mulai menulis dan membagikan ide yang kamu punya. Tapi untuk mulai menulis tanpa beban.. menulislah untuk menulis.

Beberapa tips untuk menulis:
Mulai belajar menulis
Jangan edit dulu
Tidak perlu sempurna



<< Kembali ke Halaman Awal