Uang dan Populer

Tulisan ini adalah pengingat untuk saya sendiri tentang uang dan populer. Kalau merasa ada yang berhubungan dengan kamu, semoga catatan ini membantu.

Kamu tidak cinta dengan uang

Kamu pernah tidak punya penghasilan.
Kamu pernah punya kerja dan berpenghasilan lebih sedikit.

Kenapa harus khawatir dengan uang sekarang? lakukan apa yang bermanfaat, apa yang bisa membantu orang, yang bisa jadi ibadah.

“Tuhan maha kaya, kenapa hambanya takut miskin?” - Anonim

Jumlah follower tidak penting

Jangan menghabiskan waktu untuk mengejar follower di sosialmedia. Share apa yang menurut kamu perlu dishare dan bisa bermanfaat, bukan sekedar mencari penonton baru.

Kalau sekedar angka kamu bisa cari “jasa follower” di google berbagai harga murah ditawarkan untuk menambah angka ini. Apakah karya kamu jadi semakin bagus? tidak!

Orang yang cinta dan relevan dengan karyamu, akan memberitahu orang yang relevan lainnya. Jangan menghabiskan waktu mencari penonton baru. Berkarya yang sangat bagus untuk orang yang relevan.

Jangan terima iklan

Kalau kamu menonton televisi sekarang, iklan tidak lagi “saat iklan”, tapi acara yang kamu nonton akan terbagi layarnya, bahkan ada yang mempause filmnya untuk menampilkan iklan. Yap televisi sedang babak belur oleh internet. Marketer lebih mudah mencari perhatian di internet, televisi perlu mencari cara lain.

Cita-cita kidsJamanNow ada dua, jadi youtuber atau “influencer” di instagram. Sebagian dari teman-teman membayangkan ini adalah mengerjakan sesuatu yang bisa membuat populer dan mendapatkan banyak uang dari menerima iklan.

Apakah kita butuh lebih banyak seperti itu? Orang yang menawarkan berbagai produk baju, seakan-akan terus berganti pakaian itu sesuatu yang wajib dilakukan. Atau meng’endorse’ makanan tidak peduli makanannya sehat atau tidak. Yang jelas produknya untung, saya juga untung.

Iya, mungkin menerima banyak iklan bisa lebih mudah mendapatkan uang, tapi apakah uang yang paling penting?
Iklan bukan cuma tentang kamu dan produknya, tapi orang-orang yang melihat iklannya juga.

Kalau suatu hari kamu harus menerima iklan, pastikan iklannya relevan dengan audience kamu. Pastikan iklannya adalah produk yang bagus dan bisa bermanfaat untuk orang, bukan sedar uang.



<< Kembali ke Halaman Awal