🌚 Dark

Kelelahan informasi

Prediksi orang-orang dulu kalau dengan teknologi, manusia akan jadi lebih santai dan bisa menikmati hidup, tidak 100% akurat. Yang terjadi, sumber informasi yang sangat mudah didapat bikin orang-orang kecanduan mengkonsumsinya.

Tanpa sadar, kita haus untuk terus mengetahui hal-hal yang sering kali tidak penting. Kita takut ketinggalan, khawatir tidak update. Notifikasi whatsapp, telegram, line menyala, siap berlomba dengan instagram, facebook dan lainnya.

Kita takut jika HP nya dalam mode “silent” akan ada satu kabar yang lewat, tidak mau tertinggal walaupun cuma beberapa menit. Muncul rasa wajib untuk membaca A sampai Z, menonton video, dan masih banyak antrian yang tentunya tidak akan habis sampai waktu kita habis.

Sampai kita merasa stress tidak bisa mengikuti semuanya, tidak bisa membadakan mana yang benar, mana yang salah. Gejala ini disebut sebagai information fatigue, kondisi kita yang kelelahan dengan banjir informasi yang ada.

Efek information fatigue

Rasa bersalah

Muncul rasa bersalah kenapa kita tidak sanggup untuk terus mengikuti informasi yang ada. Kita merasa bodoh, merasa kurang dari yang lain. Bikin jadi tidak percaya diri

Terburu-buru

Meskipun terasa lelah, rasa yang muncul justru semakin bertambah, kita harus terus mengkonsumsi berita berikutnya. Akhirnya menjadi terburu-buru mengerjakan sesuatu, semuanya harus cepat selesai, agar bisa melanjutkan ke aktivitas berikutnya, berharap bisa menyelesaikan semuanya.

Sulit Konsentrasi

Untuk konsentrasi pun menjadi sulit, kita tidak bisa fokus mengerjakan satu hal, kita mau menguasai semuanya, kita takut tertinggal dengan kawan kita yang sedang bahagia di sosial media sana. Kita mau menguasa semua skill secara bersamaan. Seperti pepatah rusia “kejar dua kelinci, dan kamu tidak akan mendapatkan keduanya”

Tidak bisa mengambil keputusan

Karena jumlah informasi yang tidak valid terlalu banyak, kamu tidak tahu lagi mana sebenarnya yang benar. Menjadi bias dalam mengambil keputusan atau menjadi sama sekali tidak bisa mengambilnya.

Lupa tujuan sebenarnya

Karena asyik mengejar semuanya, kita jadi lupa apa sebenarnya yang harus dikerjakan, larut dengan perlombaan dan informasi, lupa dengan apa yang sebenarnya penting untuk diri ini. Kamu perlu waktu diam sejenak dan berpikir apa sebenarnya yang penting untuk kamu lakukan

Mengurangi information fatigue

Kalau informasi adalah jawabannya, harusnya kita semua sudah bahagia.

Kita tidak kekurangan informasi saat ini, yang perlu kita lakukan adalah bijak dalam memilih mana informasi yang diperlukan.

Tidak ada yang peduli

Ketakutan untuk ketinggalan ada di kepala semua orang, termasuk saya dan kamu. Kabar baiknya orang lain juga punya banyak urusan, mereka tidak sempat untuk menguji kamu apakah kamu sudah update dengan semua berita terbaru hari ini.

Jika penting, beritanya akan sampai

Salah satu kekhawatiran saat tidak mengkonsumsi berita adalah ada hal darurat yang harus kita tahu sesegera mungkin, padahal pada faktanya, jika kabar tersebut benar-benar penting dan kita bisa melakukan sesuatu untuk itu, beritanya akan sampai ke telinga.

Tidak ada yang ahli di semua hal

Jangan berharap kamu bisa menguasai semuanya sekaligus, orang lain pun tidak ada yang bisa SEMUA HAL. Kamu selalu merasa terbelakang dan akhirnya mau menguasai banyak hal, padahal sama sekali tidak ada orang yang bisa mengerjakan semuanya, kalaupun ada, ini bukan masalah untuk kita.

Bikin sesuatu

kamu hanya konsumen, orang-orang mengambil untung dari kekuatan konsumsi kamu yang luar biasa. Lebih parah lagi, kamu adalah produk, orang-orang menjual “perhatian kamu” ke perusahaan besar untuk keuntungan mereka. Belajarlah membuat sesuatu, tuangkan pengetahuan kamu, tidak harus dipublish ke banyak orang, kamu bisa mulai menulis sendiri atau berbagi dengan teman secara langsung

Unfollow

Belajar untuk unfollow seseorang/media di sosial media yang tidak penting untuk kehidupan kamu. Saya pernah membuat catatan tentang siapa yang harus kamu follow di sini

Sekarang coba matikan laptop dan handphonemu :), kembali berpikir tentang apa sebenarnya hal yang penting untuk kamu lakukan



<< Kembali ke Halaman Awal