Menghakimi orang lain

“Ko kuliahnya ngga selesai selesai, sudah berapa tahun? main game terus ya?

Bisa jadi ia harus bekerja karena membiayai kuliahnya sendiri atau membantu keluarga, sehingga waktunya tidak bisa 100% untuk kuliah

“Kenapa masih nganggur? malas ya?

Bisa jadi ia sudah melamar ke berbagai tempat, namun belum ada yang menerima

“Ko belum nikah nikah sih.. lebih pentingin karir ya?

Bisa jadi ia sudah berkenalan dengan banyak orang, namun belum ada yang dirasa pas dengan pribadinya..

-–

Ada banyak pertanyaan yang sering diiring dengan jawaban negatif lainnya.. Fakta mengejutkannya.. ini sering kamu lakukan saat ada orang lain bercerita atau ada postingan tentang kehidupan mereka.

Kita ingin langsung memberi tanggap negatif, tanpa tahu kondisi mereka yang sebenarnya, padahal semua kejadian ada konteks dan setiap orang punya ujiannya masing masing.

Lagipula, kalau kamu bukan orang yang dekat, orang tidak tertarik mendengar tanggapanmu, kamu tidak perlu menceramahi semua orang, apalagi tidak kenal aslinya. Karena kamu kehilangan banyak konteks dari kejadiannya.

Kalau kamu dekat dengan oranganya pun, biasakan bertanya, bukan menghakimi. Cari tahu, bukan sok tahu.


---

Tue Jun 8, 2021, #manusia
Mau email kalau ada info menarik? klik ini.
Tertarik mendukung?