🌚 Dark

Waktunya main bukan waktunya bekerja

Hari senin, kita akan ketemu orang yang bilang “Yah.. senin lagi.. kerja lagi deh..”. Tapi sebagian orang, bangun dengan perasaan semangat, ingin mengerjakan apa yang ia tinggalkan. Bagaimana dengan kamu?

Perhatikan saat kamu sedang berkumpul keluarga, orang dewasa biasanya duduk bercerita, sementara anak anak berlari.. tidak peduli sudah keringat.. dia terus berlari..
Mereka sedang bermain

Saat orang bermain futsal atau basket, atau olahraga lainnya, meskipun bukan profesional, kita akan melihat senyum di muka, walaupun capeknya luar biasa, orang orang masih terus berlari mengerja bola.
Mereka sedang bermain

Kalau kamu masih punya kemampuan, kerjakan apa yang kamu suka, tentunya kamu perlu berusaha untuk itu. Mungkin kamu perlu menyisihkan waktu, tenaga atau uang lebih. Kamu yang merasakan, apakah kamu suka dengan pekerjaan. Sementara itu, belajar cintai pekerjaan kamu saat ini.

Alasan kenapa beberapa orang lebih unggul, ketika dia mencintai pekerjaannya, karena semua terasa seperti sedang bermain. Sementara orang lain bosan dan lelah karena sedang bekerja.

Wed Sep 23, 2020

Kamu tidak suka pekerjaan atau prosesnya?

Beberapa kali saya merasa pusing dengan pekerjaan.

Padahal pekerjaan saya saat ini, adalah cita cita saya sejak lama. Punya bisnis sendiri, bebas mengatur waktu. Tapi masih saja, muncul rasa pusing dan ingin meninggalkannya.

Seperti biasa, saat sedang ada masalah seperti ini, yang perlu dilakukan:
1. jangan mengambil keputusan apa pun
2. Ajak masalahnya duduk berasama, kita ngobrol bareng.

Dengan berpikir lebih tenang, saya kadang menulis atau di kepala memikirkan apa sebenarnya yang saya tidak sukai dari pekerjaan ini. Ternyata betul, bukan pekerjaanya, tapi..

Mungkin masalahnya bukan pekerjaannya

1. saya mengerjakan dengan terburu-buru, mau cepat selesai
Selain hasil yang tidak maksimal, seperti menjalankan mobil di kecepatan penuh, mesinnya pun menjadi panas (saya jadi lebih lelah dari biasanya)

2. Mengejar “angka” apa saja sebagai alat ukur
Rumput tetangga selalu lebih hijau. Saya membanding bandingkan “ko likes saya cuma segini ya”, “ko subscriber saya dikit ya”, dan perbandingan lainnya. Ini juga menjadi faktor besar, saya menjadi tidak suka dengan pekerjaan.

Yang saya lakukan untuk mengatasinya

Cukup simple, saya melakukan sebaliknya, dari apa yang tidak membuat saya senang.

  1. Saya mau menikmati proses. Bikin sesuatu lebih lambat. Posting sesuatu dengan jadwal beberapa hari kemudian.
  2. Tidak lagi membandingkan dengan angka semata. Cukup ambil pelajaran apa yang bagus orang lain kerjakan, coba kita proses dan pikirkan apa yang bisa kita lakukan dengan kerjaan ini agar lebih baik

Setiap pekerjaan kita ada yang menikmati. Tapi jangan lupa, kamu sendiri kalau tidak bahagia, sulit untuk membawa kebahagiaan ini untuk orang lain.

Belajarlah menikmati prosesnya, tetap produktif, tidak malas-malasan, tapi bukan terburu-buru.

Sat Aug 22, 2020

Latihan untuk diam

Kita selalu mau menanggapi setiap kejadian atau pembicaraan orang. Mungkin ini yang membuat kita jadi sulit berpikir dengan jernih

Kamu perlu latihan
agar bisa tenang dan diam

Kamu perlu diam,
agar bisa mulai mendengar

Kamu perlu mendengar,
agar bisa mulai berpikir

Kamu perlu berpikir,
agar bisa mengambil keputusan

Kamu perlu mengambil keputusan,
untuk mulai melatih diam

Fri Aug 21, 2020

Gibah tanda kita bersembunyi

Saat berkumpul dengan teman,
membicarakan tentang orang lain memang seru banget.
Sering kali, ini yang bikin suasana jadi seru dan lucu.

Di balik itu,
mungkin kita bersembunyi,
Ada kekurangan yang mau kita tutupi,
Mengalihkan perhatian ke orang lain,
Karena takut kita yang dibicarakan

Mungkin juga ini tanda kita tidak punya hal positif yang sedang berjalan, yang bisa kita bagikan.

Kita bisa bertukar ide bisnis
Bisa menceritakan progres pekerjaan
tapi memilih bercerita kejelekan orang lain
Betapa jeleknya kita

Kita merasa tahu kekurangan orang lain,
Padahal tidak tahu kekeurangan diri sendiri

Ingat
Membicarakan orang lain tapi salah, namanya fitnah.
Membicara orang lain tapi benar, namanya gibah

Thu Aug 20, 2020

Semua orang bisa kamu tipu

Masih butuh pengakuan orang lain untuk bahagia
Mungkin kamu belum bahagia

Pada akhirnya
kita yang merasakan hasil usaha

Pada akhirnya
kita tahu sudah membohongi diri sendiri
sudah menyia nyiakan banyak kesempatan

Kamu bisa tampil bahagia di depan banyak orang
tapi tetap sedih di hati

Kamu bisa menipu semua orang
tapi tidak diri sendiri

Wed Aug 19, 2020

Bagaimana kalau tidak pakai kalau

Mungkin khayalan kita beda-beda, yang pasti setiap dari kita punya “kalau” atau “kira-kira” di kepala kita. Ada sesuatu yang mau banget kita kerjakan, tapi takut gimana hasilnya, ragu apakah bagus atau tidak.

Padahal kita hidup cuma satu kali, selama bukan dosa dan tidak merugikan orang lain, apa yang kamu khawatirkan.

Orang orang lebih banyak menyesal karena TIDAK melakukan yang dia mau, dibanding sudah berani coba, apapun hasilnya

Sekarang, hapuskan kata “kalau” di khayalan kamu.
Lakukan sekarang!

Tue Aug 18, 2020

Serba terbatas? memang ini jalan keluarnya

Saya kadang mengeluh, pengen bikin bisnis A, tapi ngga ada modal. Ternyata kata tante saya yang suka bisnis, kalau masalah bisnis kamu “tidak ada uang”, berarti kamu ngga kreatif.

Setelah berkhayal, ternyata benar juga, kalau uang bisa menyelesaikan semuanya, berarti ngga ada kesempatan lagi buat orang kecil mulai usaha. Karena orang orang kaya yang akan terus diuntungkan dengan banyaknya uang.

Untungnya, kreativitas dan kesempatan selalu ada buat siapa saja yang mau usaha.

Sering kali ide gila muncul saat kita terbatas, termasuk terbatas uang

Bayangkan kalau kamu tiba-tiba di suruh menulis cerita di kertas kosong, ceritanya bebas… Bingung?

Bandingkan dengan kamu harus menulis cerita tapi dengan batasan harus tentang hewan di hutan. Kamu jadi punya landasan, kamu punya ide awal, “oh okay.. tentang hewan.. kamu mulai terpikirkan singa, jerapah atau yang lainnya, apalagi sudah ada tempatnya di hutan, kamu tinggalkan tambahkan deskrpsi hutan seperti apa.”

Padahal sebenarnya tantangan kedua adalah kamu diberi “batasan”. Kamu harus bercerita tentang hewan, tapi dibandingkan menulis sesuatu di atas tempat kosong, ada bantuan ide seperti ini jadi lebih mudah.

Sekarang kembali ke realita, lihat alasan-alasan yang kamu sebutkan selama ini

“Tidak punya kantor buat kerja” - kamu harus kreatif, cari kamar, ruangan, sewa kos, dan lainnya sebagai pengganti kantor yang lebih murah.

“Tidak punya kamera untuk merekam” - kamu mulai merekam gambar dengan handphone, mudah dibawa kemana-mana, mudah dioperasikan.

Tidak punya apalagi, silahkan sebutkan.. cari alternatifnya. Paksa diri kamu ada di tempat yang nyaman untuk berpikir, memanfaatkan apa yang ada.

Mungkin memang perlu diberi batasan (masalah) untuk kita, agar bisa mulai kembali menggunakan pikiran yang dikasih oleh Tuhan.

*masa covid tidak mudah, tapi coba manfaatkan waktu di rumah, untuk jadi lebih rajin cari bisnis, lebih rajin berkarya, bukan jadikan waktu liburan seperti kebanyakan orang.

Tue Aug 18, 2020

Emosi sifatnya sementara

Sudah sering saya memposting sesuatu, tidak berselang lama kemudian, saya menghapusnya. Alasannya? saya memposting saat sedang emosi.

Apapun rasa emosi yang sedang memuncak, mungkin saat sedang marah, sedih, atau kecewa. Cobalah untuk diam sejenak.

Jangan mengambil keputusan
Jangan posting sesuatu
Jangan memilih
Jangan ….
saat sedang emosi

Saat emosi di luar kendali
Kamu akan membuat keputusan yang akan disesali
Akan memposting hal yang memuaskan diri sesaat
Akan memilih hal-hal yang tidak rasional

Saat kamu sadar sedang emosi, segera kuasai diri, tidak perlu langsung menjadi bahagia, karena itu tidak mungkin. Cukup berdiam diri, dan berpikir dengan tenang, apa langkah yang bijak yang perlu kamu lakukan sekarang.

Kalau kamu mau tenang, jangan mudah terpancing dengan keadaan yang terjadi. Tapi belajar, apa yang bisa kamu lakukan dengan apa yang sudah terjadi.

Fri Jun 12, 2020

Minta tolong bukan hal memalukan

Banyak pendapat kita yang terbentuk oleh tontonan
Tontonan mengajarkan kita menjadi pahlawan
Pahlawan sering terlihat sendirian

Kamu mulai berjalan tanpa kawan
Meminta tolong tidak lagi jadi pilihan
Kamu malu saat ada yang menawarkan bantuan

Kamu merasa internet bisa menyelesaikan
Google mungkin punya semua jawaban
Tapi sering kali bukan jawaban yang kita butuhkan

Manusia tidak diciptakan sendirian. Jangan melawan apa yang sudah dirancang Tuhan. Kita diciptakan berbeda dan berpasangan. Agar saling mengenal dan saling memudahkan urusan.

Jangan malu meminta bantuan. Orang lain pun jadi takut dan malu meminta bantuanmu, kalau kamu selalu menutup diri. Kalau kamu suka memberi, maka senang jugalah menerima

Fri May 29, 2020

Saat kamu tertarik dengan kehidupan orang lain

Kehidupan orang lain terlihat lebih menarik

Sering mengkonsumsi satu sisi hidup orang lain,
muncul rasa cemburu yang tidak realistis

Mau menjadi “dia”
Berusaha seperti dia
Padahal Tuhan sengaja
Menciptakan kita berbeda

Lupa setiap dari kita punya peran masing-masing
Yang kita adalah pelaku terbaiknya

Kita mau kabur dari proses yang sudah lama diperjuangkan
Merasa orang lain punya jalan pintas, padahal sama sulitnya

Kita jadi menginggalkan prinsip yang selama ini dipegang dan lupa tujuan sebenarnya. Karena ada hal berkilau yang menarik mata

Kita jadi hanyut dalam perlobaan menjadi dia berikutnya
Padahal ada tempat spesial untuk kita

Memang capek, memang sepi
Tapi perjuangan ini yang bikin cerita nanti menjadi indah

Semoga menjadi penyemangat
Untuk kamu yang hampir menyerah

Fri May 29, 2020

Lanjut (baca yang lain) >



<< Kembali ke Halaman Awal