Saya berbeda di dunia maya

Kalau kita bertemu langsung untuk pertama kali, saya akan lebih banyak diam, bertanya dan mendengarkan cerita kamu. Berbeda dengan di dunia maya, dimana jumlah saya sharing cukup banyak via tulisan, apakah ini yang disebut “jago kandang ? :P” atau berkpribadian ganda :P?

Di bio sosial media (twitter / instagram) , kamu akan menemukan “ Feednya lebih baik dari orangnya”, sebagai klaim, kalau yang saya share jauh lebih baik dari diri saya aslinya. Pertanyaannya.. kenapa?

Saya melihat berbagi (re: sharing) sebagai satu kebaikan, begitu juga dengan melaksanakannya adalah kebaikan. Waktu saya hidup (dan kamu) tidak banyak, kenapa tidak melakukan kebaikan sebanyak mungkin. Kalau menunggu sempurna, entah kapan kita bisa berbagi dan saling mengingatkan. Tentu saja yang kamu bagikan, perlu kamu yakini BENAR dan KAMU BERUSAHA UNTUK MEMPRAKTEKKANNYA.

Saya juga bersyukur bisa belajar dari beragai media, terutama buku. Setiap hari saya mendapatkan ilmu dari orang-orang hebat. Bukan rahasia lagi, kalau mereka juga belajar dari orang hebat sebelumnya. Itu juga yang ingin saya lakukan, meneruskan kebaikan dan ilmu orang-orang sebelumnya dengan suara saya.

Saya yakin tidak ada 100% original yang saya bagikan, semuanya penuh pengaruh berbagai referensi. Tugas saya adalah mengemasnya dengan bahasa dan contoh yang relevan untuk kamu baca.

Apakah saya masih malu? iya
Apakah saya masih takut? iya
Saya sering tidak percaya diri dengan diri sendiri, tapi setiap mendapatkan pesan melalui email/komentar/DM, kalau orang-orang benar-benar terbantu kehidupannya, ini cukup sebagai tambahan motivasi saya untuk kembali belajar dan berbagi. Saya akan menggunakan waktu saya untuk orang yang terbantu dan peduli, bukan sebaliknya.


---

Mon Jan 21, 2019, #
Mau email kalau ada info menarik? klik ini.